SELAMAT DATANG DI WEBLOG DENY ROCHMAN. MARI KITA BANGUN PERADABAN INI DENGAN CINTA DAMAI UNTUK MASA DEPAN LEBIH BAIK

Agustus 05, 2016

KADISDIK TANTANG SEKOLAH PERINTIS

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat DR H Asep Hilman, M.Pd menantang guru-guru dan kepala sekolah di wilayahnya. Para sekolah perintis tersebut ditunggu kerja nyatanya dalam menyukseskan gerakan literasi di masing-masing sekolahnya. Tantangan itu akan ditagih dalam bentuk laporan kegiatan yang dikirim kepada dinas (melalui web) dan dalam event Jambore Literasi yang akan dijadwalkan tahun depan 2017.

“Saya tantang Bapak Ibu semua. Sepulang dari sini (workshop, red) kembali ke sekolah berhasil melaksanakan gerakan literasi sekolah. Nanti pada bulan Desember, saya nunggu laporan Kadisdik daerah, kalau ada guru yang sampai sakau literasi gara-gara sudah habis semua buku dibaca,” tutur Kadisdik disambut tertawa guru-guru dan kepala sekolah peserta workshop perintis komunitas literasi sekolah angkatan IV dan V di hotel BMI Lembang Bandung, Minggu (31/7).

Kegiatan workshop serupa berlangsung di Hotel Takashimaya Lembang Bandung, tidak jauh dari hotel pertama. Di hotel ini pesertanya adalah angkatan ke-6. Para guru dan kepala sekolah tersebut mengikuti workshop selama tiga hari, 29-31 Juli 2016. Gelombang sebelumnya angkatan 1-3 dilaksanakan pada 27-29 Juli 2016 di dua hotel yang sama.

Pada sesi acara penutupan di Hotel Takashimaya workshop ditutup oleh Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Jawa Barat H. Firman Adam, S.Pd., MM.Pd. Sebelumnya pada sesi pembukaan di angkatan 4 dan 5, Kepala BPPTKPUK Drs Asep Suhanggan, MM.Pd saat membuka acara menyambut baik pelaksanaan gerakan literasi di Jawa Barat. Menurutnya, gerakan literasi adalah kunci sukses majunya peradaban sebuah bangsa. Sementara pembukaan workshop di angkatan ke-6 dibuka oleh Sekretaris Disdik Drs. H. Karyono, M.Pd

Kadisdik mengaku gembira bisa bertemu bapak ibu guru dan kepala sekolah sebagai agen perubahan pendidikan yang lebih baik ke depan. Asep Hilman berpesan agar dalam menjalankan gerakan literasi mereka harus komitmen dan sabar karena akan banyak tantangan dan hambatan di lapangan. Namun orang nomor satu di Pendidikan Jawa Barat ini berharap agar guru-guru bisa menjadi the first, the best dan the different. (denir)