SELAMAT DATANG DI WEBLOG DENY ROCHMAN. MARI KITA BANGUN PERADABAN INI DENGAN CINTA DAMAI UNTUK MASA DEPAN LEBIH BAIK

Maret 09, 2017

IBU DAN ANAK BERIKRAR MASUK ISLAM

Allahu Akbar....Allahu Akbar.... gema takbir mengumandang di Masjid Darul Muttaqin SMP Negeri 4 Kota Cirebon, Kamis 9 Maret 2017. Takbir mengiringi prosesi ikrar pengucapan dua kalimat syahadat dua orang mualaf, Cornelia Dina Krisnawati dan Daniela Kelita Tahapary. Cornelia adalah ibu kandung dari Daniela, siswa SMP Negeri 4 Kota Cirebon tingkat akhir (kelas IX).

“Asyhadu an Laa Ilaaha Illallah, Wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasuulullah,” ucap Cornelia, 45 tahun dan Daniela, 14 tahun, secara perlahan dan bergantian menirukan ucapan H. Yudi Mulyana, M.Pd.I, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon. Setelah bersyahadat, keduanya menandatangani Surat Pernyataan Memeluk Agama Islam diketahui kepala sekolah dan guru PAI setempat sebagai saksi.


Hadir dalam acara tersebut Kadisdik Kota Cirebon Drs H Jaja Sulaeman, M.Pd dan staf, Kepala SMP Negeri 4 Kota Cirebon H. Elang Tomy Iplaludin, S.Pd.,MM dan guru-guru serta ratusan siswa yang ikut menyaksikan momen bersejarah tersebut. Acara yang dilangsungkan pukul 10.00 tersebut setelah Daniela mengikuti Try Out Ujian Nasional hari terakhir.

Sebelum prosesi pengucapan dua kalimat syahadat, H. Yudi Mulyana menyampaikan sambutannya. Sambutan yang meneguhkan niat dari kedua mualaf, berpindah agama lamanya dan memilih Islam sebagai agama baru hingga akhir hayat. Sebagai mantan pendeta Yudi menilai, pilihan dua mualaf memeluk Islam merupakan keputusan yang tepat.

“Pilihan ibu (Corneli) dan ade (Daniela) berpindah untuk memeluk Islam sebagai agama barunya adalah keputusan yang tepat. Karena umat Nabi Muhammad Saw adalah umat yang akan dijamin masuk surga,” tegas Yudi yang penuh semangat menceritakan pengalaman hidupnya saat berpidah agama tempo dulu yang penuh dengan penderitaan.

Yudi berkisah, saat awal dirinya masuk Islam pihaknya ingin meyakinkan adakah jaminan menjadi umat Islam itu akan m
asuk surga. Kegelisahan ini karena ada umat Islam yang merasa tidak yakin dirinya akan masuk surga. Padahal Islam memberikan jaminan umat Nabi Muhammad Saw pasti masuk surga. Seperti penegasan Malaikat Jibril, mengutip firman Allah Swt, saat ditanya Rosulullah Saw saat detik-detik terakhir akan wafat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kot Cirebon Drs H Jaja Sulaeman, M.Pd berpesan kepada kedua mualaf agar terus meningkatkan iman dan Islamnya, paling tidak menjalankan rukun Islam dan rukum iman. Pihaknya berharap agar keluarga besar SMP Negeri 4 Kot Cirebon yang beragama Islam bisa membantu memberikan bimbingan kepada saudara baru yang telah mendapatkan hidayah dari Allah Swt.

Diakhir acara ditutup dengan doa, lalu dua mualaf tersebut mendapatkan berbagai bingkisan hadiah dari Disdik, pihak sekolah dan guru-guru. Seluruh yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada ibu dan anak tersebut. Dilanjutkan dengan berfoto bersama dan tasyakuran di ruang guru. (*)