Oleh :
Deny Rochman, S.Sos.,M.Pd
Profesi guru mendadak laris manis diburu banyak orang. Fakultas pendidikan dipadati pendaftar calon mahasiswa. Semua guru, baik negeri maupun swasta ingin menjadi profesional melalui program sertifikasi guru. Sebuah harapan ingin merubah nasib dari “Umar Bakri” (miskin) menjadi “Aburizal Bakrie” (kaya), berkah tunjangan profesi yang kelak diterima pasca kelulusan sertifikasi. Besarnya satu kali gaji guru PNS setiap bulannya. Sebuah kesejahteraan diatas rata-rata yang bikin PNS diluar pendidikan iri ingin menjadi guru.
Bercita-cita menjadi guru profesional sejati memang tidak mudah. Gelar guru profesional melalui program sertifikasi tidak menjamin 100% kualitas guru menjadi simsalabim baik. Butuh waktu untuk belajar, berproses dalam mengajar, perlu kesabaran dalam mendidik, membina dan melatih siswa. Secara normatif, guru profesional harus memenuhi empat kompetensi yaitu akademik, sosial, kepribadian dan profesional. Tapi menjadi guru profesional masih dalam cita-cita luhur bagi pendidik di negeri ini.
