SELAMAT DATANG DI WEBLOG DENY ROCHMAN. MARI KITA BANGUN PERADABAN INI DENGAN CINTA DAMAI UNTUK MASA DEPAN LEBIH BAIK

Maret 20, 2026

SERPIHAN KALEIDOSKOP RAMADHAN 2026

Bulan Ramadhan baru saja berlalu. Walau bukan yang pertama, namun setiap tahun selalu ada cerita. Mulai cerita menarik, keunikan, lucu bahkan aneh. Cerita untuk mewarnai perjalanan Ramadhan tahun 2026 ini.

***

Penetapan awal dan akhir Ramadhan masih hadir menjadi perbedaan kontroversi di tengah masyarakat. Perselisihan selalu mengkrucut pada kekuatan besar antara organisasi Muhammadiyah dan NU. Muhammadiyah menetapkan awal puasa Rabu 18 Februari 2026. Sementara NU (didukung Pemerintah) pada Kamis 19 Februari 2026. Perbedaan yang sama menetapkan hari lebaran. Muhammadiyah Jumat 20 Maret 2026, dan NU Sabtu 21 Maret 2026, sama hasil sidang isbat pemerintah.

Saya dan keluarga memilih berhari raya Jumat 20 Maret 2026. Mengikuti ketentuan kalender hijriyah global internasional. Dimana jika di belahan negara lain sudah melihat bulan, maka bisa berpuasa atau berlebaran. Metode saintifik ini melalui perhitungan bulan yang dianggap lebih akurat menetapkan kapan puasa, kapan berlebaran setiap tahunnya. Kami pun bersholat riaya di lapangan mini soccer komplek perguruan Muhammadiyah Tuparev Cirebon.
Menjalani ibadah puasa tahun ini ada yang sama tetapi juga tak sedikit yang berbeda. Ada yang menambah kekhusyuan ibadah, tetapi ada juga yang diduga bikin puasa terasa kurang mantap
Kegiatan buka puasa bersama (bukber), misalnya, hal yang lumrah biasa dilakukan pada puasa-puasa Ramadhan sebelumnya. Bukber bersama PGRI di RM Sederhana (23/2), pendekar dan kader Tapak Suci di sekretariat PDM Kota Cirebon (28/2). Bukber bersama Keraton Kasepuhan dan santunan anak yatim (11/3), Bukber Teman SD (16/3), dan bukber dengan keluarga dalam beberapa kesempatan. Bahkan dua kali bukber keluarga tengah malam: bakso sidodadi dan kabob. Dini hari sahur bersama tim hadroh kel. Kesepuhan karena juara.

Bukber yang terheran-heran bersama kawan SD. Acara tanpa direncanakan itu berlangsung 16 Maret 2026. Sehari sebelum om dedi, kembali lagi ke Jakarta. Setelah 10 hari sebelumnya khidmat beritikaf di Masjid Sang Cipta Rasa Keraton Kasepuhan. 
Hadir dalam bukber reunian tipis tipis kawan kawan sekitar kota. Mereka adalah saya, dedi, aim, ani dan ismet. Kami berbuka di Nex Chicken di daerah cangkrik, belakang Grage Mall. Selepas Isya kami menuju Sega Jamblang Mba Iis di kawasan Cipto. Berlanjut berburu sate kalong namun tutup. Kami santai sejenak seruput kopi di kawasan pasuketan. Acara ditutup dengan menyantap Mie Petruk di kelurahan Lemahwungkuk. Benar-benar kemelakaren.
Yang baru Ramadhan tahun ini keterlibatan saya dalam ajang ngaji ilmiah. Ngaji ngisi sekaligus peserta webinar nasional melalui zoom saban pagi usai sholat shubuh jam 5. Dibawah asuhan Prof Imam Robandi, guru besat Institut Teknologi Surabaya (ITS). Konon ini forum ilmiah daring sudah lima tahun berjalan tiap Ramadhan. Tema besar forum Mapara (Matahari Pagi Ramadhan) tahun ini adalah Membangun Persaudaraan Anak Bangsa. 

Mapara tiap hari menghadirkan narasumber yang berbeda. Beda tema, beda latar belakang, beragam informasi dan pengetahuan. Saya sendiri, sebagai lurah Kesepuhan Kota Cirebon diberikan kesempatan hadir sebagai narasumber pada hari ke-9 Ramadhan Kamis 26 Februari 2026. Tema yang diangkat tentang Pos Bantuan Hukum warga. Menyajikan pengalaman sebagai lurah penerima anugerah Peacemaker Justice Award 2025 dari Kementrian Hukum RI di Jakarta. 

Pada hari-hari berikutnya saya hadir zoom sebagai peserta aktif. Perkenalan saya dengan Mapara melalui pengurus Aisiyah Kota Cirebon Bu Hj Retno, yang juga pengurus Mapara nasional.

Pada Ramadhan tahun ini saya juga diminta Bu Hj Retno sebagai narasumber. Narsum kegiatan Pesantren Ramadhan Aisyiyah di PDM Kota Cirebon. Pesertanya adalah anak-anak usia sekolah, dari SD hingga SMA sederajat. Baik dari dalam maupun luar sekolah Muhammadiyah. Tema yang disampaikan tentang Kepemimpinan Nabi Muhammad Saw.
Di akhir pekan di bulan puasa ada kesibukan baru. Menyimak perkuliahan lewat zoom meeting. Perkuliahan Program Doktor Hukum Keluarga Islam UIN SSC. Entahlah. Ada desakan kuat di tahun ini untuk melanjutkan S3. Desakan karena mendapat predikat lurah peacenaker. Desakan sebagai pengurus kabid advokasi PGRI Kota Cirebon.

Yang amazing di bulan istimewa ini, kelurahan saya mendapatkan penghargaan luar biasa. Grup hadroh Kelurahan Kesepuhan Isfa'lana meraih juara satu Festival Genjring Ramadan Radar Cirebon Televisi (RCTV). Even tahunan ini diikuti 20 grup se wilayah Ciayumajakuning. Lomba sebulan penuh selama Ramadhan grand final pada Sabtu 14 Maret 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon. 
Suasana keseruan lomba sangat terasa sejak Isfa'lana tampil. Dengan dipadati puluhan suporter warga grup hadroh yang belum lama berdiri tampil memukau. Terasa nonton pertandingan sepak bola dengan suara trompet dan yel-yel. Lurah, RW, tokoh agama, masyarakat membaur bersama warga.

Tak kalah pentingnya pada Ramadhan tahun ini saya harus bolak balik Cirebon-Bandung. Pemeriksaan mata sejak beberapa bulan akhir 2025 masih berlanjut di bulan ramadhan ini. Paling tidak dua kali kontrol setiap Senin ke RS Mata Cicendo. Kendati hasilnya masih belum jelas. Namun masih berlanjut pemeriksaan pada akhir Maret nanti.

Pemeriksaan sementara mata saya mengalami peradangan baik dalam kornea. Semula dugaan ada virus, namun dianulir karena hasil cek darah tidak ditemukan. Alhasil dokter menyarankan agar tetap menjaga imunitas tubuh, tetap konsumsi obat, mengendalikan gula darah. 

Tanpa terasa bulan Ramadhan sudah berakhir. Padahal amal ibadah belum bahkan tidak sempurna di tahun ini. Sholat wajib dan sholat tarawih berjamaah masih bolong. Tadarusan sering ditinggal. Infak shodaqoh jarang. Tanpa sadar suka lalai dengan kesibukan kegiatan dan media sosial. Kendati ritual puasa dianggap khatam satu bulan. 

Ramadhan. Sampai ketemu lagi di tahun depan yah. Semoga perjumpaan kita dalam satu bulan kemarin, tetap tercatat sebagai amalan baik ya Allah. Aamiin....(*)